Inspiring breakthrough from Kapolda NTB

Mhn ijin rekan2….. Saya sempet Wa Bpk Kapolda NTB ttg giat jjrn polda NTB yg sempet kita perbincangkan  ttg “CIUM TANGAN ORG MISKIN” ( tanpa menyampaikan detail perbincangkan kita ), semoga hal ini bermanfaat utk menambah wawasan kita ttg implementasi revolusi mental, pelayanan Polri dan peningkatan ketaqwaan Anggota Polri;
Berikut ini penjelasan beliau:

“BEKERJA, BERIBADAH, SILATURAKHIM, dan OLAH RAGA”
Wa’alaikum Salam w.w…  Syukur Alhamdulillah dan trimakasih ada yg tertarik utk bekenan mengkritisi thdp Apa yg dilakukan oleh anggota POLDA NTB . Sebelum saya cerita panjang perlu saya informasikan bahwa daerah NTB  Mayoritas penduduknya muslim dgn sebutan daerah 1000 Masjid, Terdapat Pok Islam minoritas dan Pok Islam Radikal, suhu udara panas kalau kemarau Rawan air bersih, tingkat kemiskinan tinggi, Merupakan  daerah Wisata yg sedang tumbuh dgn 11 Destinasi Dimana Wisatawan  masih sering diganggu Oleh masyarakat, Sebagian masyarakatnya bertempramen tinggi maka Rawan konflik sosial. Selama ini dalam mengatasi situasi INI dgn pendekatan GAKKUM dan tindakan Tegas dgn penggunaan kekuatan yg Berakhir dgn kontra produktif krn banyak Jatuh korban krn tindakan keras POLRI . Maka Konflik yg Semula masyarakat dgn masyarakat berubah MENJADI masyarakat dgn POLRI .
DALAM MENYIKAPI SIKON TERSEBUT  PERLU TROBOSAN MELALUI  REVOLUSI MENTAL   SBB :

  1. Pemberdayaan Babinkamtibmas satu desa satu POLRI (dgn tugas deteksi aksi dan mediasi)
  2. Pejabat Polda  polres  polsek salat berjamaah berpindah pindah masjid DAN ada yg jadi imam, guru ngaji, DAN khotib.

  3. GERAKAN EMPATY SERIBU RUPIAH POLDA NTB”

  4.  GERAKAN EMPATY AIR BERSIH POLDA NTB.

  5. Dll.
    KHUSUS Nomor 3 DAN 4  Murni Ide yg berasal dari ANGGOTA Ditsabhara POLDA ntb berpangkat Briptu DAN  DIIKUTI secara kesadaran Oleh seluruh anggota hingga POLRES polsek DAN Babinkamtibmas.

Prakteknya setiap Apel pagi anggota yg mau Saja mengumpulkan UANG Rp 1000, setelah Apel dihitung Oleh Provos DAN diserahkan Kasatker utk diblanjakan sembako. Semua ANGGOTA sdh Punya rute patroli DAN sasaran orang2 sedang diuji ALLAH Lebih BERAT dr kita dgn kekurangan harta dan kesehatan (miskin, cacat, yatim, jompo, teraniaya, terdzolimi)  namun mereka tetap kerja keras dan beribadah dg baik. Ada komitmen bersama Anggota “DILARANG MEMBERIKAN KEPADA PENGEMIS”

Jadi tdk ada anggota memberikan kpd pengemis krn tdk mendidik mereka dan bantuan kita kurang tepat sasaran.

Kenapa anggota tdk segan mencium tangan orang miskin yg kerja keras, tdk mengeluh,  ibadahnya baik. dan tdk Mengemis ??

Karena agama manapun umat yg miskin seperti itu sangat tinggi derajatnya dihadapan Tuhan… Maka manakala kita merendahkan diri didepan mereka simiskin krn Mengharap Ridho Tuhan…  Maka Tuhan akan mengangkat derajat kita dgn membuka hati dan pikiran umat yg lain krn KITA EMPATY kpd umat yg ditinggikan oleh Tuhan. Dalam berbuat baik pun ada ujiannya, Maka kita hrs pakai kecamata kuda sepanjang itu baik menurut Tuhan lakukan krn baik menurut Tuhan pasti baik bagi umatnya. Tapi kalau ada yg melihat mencium tangan simiskin merasa hina DAN lebay, karena Mereka  melihat umat yg lain masih dgn Hawa napsu duniawi. Yaitu Karena ( pangkat , jabatan, harta, Derajat, martabat, gelar, status dll.) seharusnya dgn cara Bgmn  Tuhan memandanng UmatNya… Klu mau gampang YA KITA liat dgn hati nurani.
Manfaat yg diperoleh ANGGOTA dgn GERAKA 1000 rupiah :

a. OUT PUTnya

  • Lebih mensyukuri gaji yg ada krn setiap Hari ketemu orang miskin
  • Lebih sopan kpd rakyat kecil

  • berlatih beramal menginfakan hartanya

  • Fisiknya Terpelihara krn jarak tempuh masyarakat miskin banyak yg dibukit jadi sambil OLAH raga

  • PATROLI sampai keplosok plosok

  • b. OUT CAME nya

    • pada AKHIRNYA CITRA POLRI BAIK… Krn prilaku ANGGOTA baik Maka Muncul kepercayaan masyarakat terhadap POLRI

    • krn masyarakat percaya maka muncul Simpatik dalam BENTUK PARMAS
      berkat RAHMAT Tuhan Dan  upaya POLRI dgn kedepankan pendekatan kemanusiaan serta kerjasama stake holder maupun partisipasi masyarakat sikon kamtibmas ntb yg Semula Rawan konflik Sekarang Insyaallah Alhamdulillah  KONDUSIF.
      “BEKERJALAH MENGHARAP RIDHO TUHAN….. JANGAN MENGHARAP PUJIAN MANUSIA”
      MOHON DOANYA..